Untuk dapat suhu terbaik saat pakai AC, membutuhkan beberapa cara pengaturan khusus. Berikut cara mengatur suhu AC agar dingin dan sejuk maksimal, Kawan!
Cara Mengatur Suhu AC –Air Conditioner (AC) adalah alat elektronik yang berfungsi untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan nyaman.
AC menggunakan sistem pengaturan suhu dengan remote AC yang disediakan pada paket penjualan ketika membeli AC tersebut.
Namun, untuk mendapatkan suhu dingin yang maksimal, perlu memperhatikan beberapa hal terutama dalam mengatur suhu AC dengan menggunakan remote. Berikut ini adalah cara mengatur suhu AC agar dingin lebih maksimal!
Cara mengatur suhu AC yang pertama adalah dengan menentukan suhu standar yang paling tepat untuk ruanganmu. Sesuaikan suhu tersebut dengan kondisi suhu di luar ruangan. Biasanya suhu standar AC adalah sekitar 22-25 derajat Celsius (°C) .
2. Turunkan Suhu AC secara Bertahap
Jika dirasa suhu AC kurang maksimal, kamu bisa menurunkan suhu tersebut secara bertahap sampai menemukan suhu yang tepat. Turunkan satu derajat lebih rendah hingga menemukan suhu yang tepat.
3. Pastikan AC Dalam Mode Cool
Berikutnya, pastikan AC milikmu sudah dalam mode cool. Karena mode ini memungkinkan AC bekerja untuk mendinginkan ruangan lebih maksimal. Biasanya, mode yang ditandai dengan simbol “❆” atau tulisan cool ini bisa membuat suhu dalam ruangan menjadi lebih sejuk dengan cepat
Cara mengatur suhu AC berikutnya adalah dengan memaksimalkan perputaran kipas AC. Dengan mengatur perputaran kipas AC pada tingkat tertinggi maka udara dingin lebih cepat merata ke seluruh ruangan.
Namun, kamu harus memperhatikan arah semburan angin AC agar tidak mengenai tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Nah, kamu bisa memaksimalkan suhu ruangan dengan memanfaatkan kisi AC ini, yaitu dengan cara menggunakan mode swing yang terdapat pada remote AC.
Mode swing berguna untuk menggerakan kisi AC naik dan turun secara terus menerus, sehingga hembusan angin AC lebih merata dan suhu ruangan menjadi cepat dingin.
6. Jangan Paksa AC Bekerja Lebih Keras
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pengguna AC adalah memaksakan perangkat ini menyentuh suhu yang tidak ideal ketika kondisi cuaca sedang panas.
Misalnya, suhu pada siang hari begitu panas lebih dari 30 °C, tapi kamu memaksakan AC dengan mengatur suhu di angka 18 °C.
Ini hanya akan membuat AC bekerja lebih keras, sementara suh yang bisa diberikan sebenarnya tak akan mencapai serendah itu.
Jadi, saat cuaca sedang panas terutama di siang hari, sebisa mungkin jangan setting suhu AC di bawah 20 °C. Lebih baik kamu atur suhunya di angka sekitar 24-25 °C.
Nah, itu dia beberapa cara mudah mengatur suhu AC agar dingin dan sejuk maksimal, Kawan.
Selain cara di atas, ada cara lain untuk membuat ruanganmu menjadi dingin lebih maksimal, yaitu dengan cara memilih AC dengan besar PK yang sesuai dengan luas ruangan.
AC anda kurang terasa dingin, tapi jangan khawatir karena disini kami menyediakan service AC seperti AC LG dan AC Panasonic dengan seri terlengkap dan harga terbaik. Yuk, cek bima tehnik sekarang!
Di Indonesia, pendingin ruangan atau yang kita kenal sebagai AC merupakan salah satu benda elektronik yang paling sering dicari oleh masyarakat. Mengingat Indonesia merupakan negara tropis dan hawa udara, terutama di siang hari, seringkali panas.
Ketika Anda sedang berkeliling toko elektronik atau menjelajah toko online untuk berburu AC, tentu ada tiga hal yang Anda akan pertimbangkan sebelum membeli: Kualitas AC, harga, dan kinerja AC.
Salah satu kegunaan utama AC adalah tentu saja untuk menurunkan atau menaikkan suhu ruangan sehingga suhu di ruangan Anda bisa menjadi nyaman sesuai dengan yang Anda inginkan.
Sebelum Anda pergi ke toko elektronik untuk membeli AC, ketahui dulu beberapa jenis AC karena penting untuk mengetahui jenis-jenisnya sebelum membeli.
Anda bisa menyesuaikan jenis AC sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut adalah 5 jenis AC yang paling populer yang harus Anda ketahui :
1. AC Split
AC Split, salah satu jenis AC yang paling umum ditemukan.
AC Split adalah salah satu jenis AC yang paling sering ditemui di Indonesia, dengan 2 komponen utama yaitu: unit pendingin yang biasanya diletakkan atau dipasang di dalam ruangan dan juga unit pembuang panas berbentuk persegi yang biasanya diletakkan di luar ruangan.
AC Split ini dalam pemasangan unit pendingin yang ada di dalam ruangan membutuhkan lubang di dinding supaya bisa terpasang. Bagi Anda yang ingin membeli AC Split, ada baiknya supaya Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja kelebihan dan juga kekurangan dari AC jenis ini sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Setelah membahas kelebihan dan kekurangan, kami juga akan serta merta memberikan informasi mengenai jenis AC Split kepada Anda semua.
Harga dari AC Split lebih terjangkau atau lebih murah daripada jenis AC lainnya.
Dari segi perawatan bisa dilakukan dengan mudah karena bisa dibersihkan sendiri secara manual, dan untuk biaya perawatan atau service jenis AC Split juga cukup terjangkau dibandingkan jenis AC lainnya.
Lebih cepat mendinginkan hawa di ruangan daripada jenis AC lainnya (terutama jika menggunakan AC Split tipe inverter).
Mudah dicari di berbagai toko elektronik online maupun offline.
Untuk segi penggunaan daya listrik, AC Split terhitung lebih boros daripada jenis AC lainnya terutama jika AC sering dinyalakan dan dimatikan akan memakan lebih banyak biaya listrik.
Untuk segi tampilan dan estetika kurang karena AC Split masih memiliki komponen yang menonjol entah itu di dalam ruangan atau di luar ruangan dan membutuhkan space untuk pemasangannya.
Tipe-tipe AC Split
Setelah membahas mengenai kelebihan dan juga kekurangan dari AC Split sekarang kami akan memberitahu informasi kepada Anda mengenai beberapa jenis AC Split sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda. Berikut adalah beberapa tipe AC Split yang harus Anda ketahui :
Low Watt :AC dengan tipe Low Watt adalah AC yang menyerap daya listrik paling rendah diantara jenis lainnya sehingga cocok bagi rumah yang mempunyai daya listrik yang kecil. Namun kemampuan untuk mendinginkan suhu ruangan agak lama dibandingkan jenis AC lainnya karena memiliki kompresor yang didesain khusus untuk hemat energi listrik, cocok digunakan untuk ruangan yang sering dibuka tutup atau yang AC-nya sering dimati-nyalakan.
Standard : AC dengan tipe Standard sebenarnya tidak jauh berbeda dengan AC tipe Low Watt, hanya saja penggunaan energi listriknya sedikit lebih besar. Lebih cepat mendinginkan suhu ruangan dibandingkan AC tipe Low Watt dan juga hemat energi listrik.
Inverter : AC dengan jenis inverter menyerap energi listrik atau watt lebih besar daripada Low Watt dan Standart tipe, namun pada tarikan pertama pemakaian listriknya tidaklah terlalu besar dan watt-nya akan naik secara perlahan. AC dengan tipe Inverter ini bisa mendinginkan ruangan secaea cepat karena sudah memiliki teknologi otomatis sensor suhu.
Bagi Anda yang ingin mencari AC yang simple dan modern untuk ruangan di rumah Anda atau untuk ruangan lain yang hemat energi maka kami sarankan supaya Anda membeli AC dengan jenis Split yang telah kami bahas ini ya.
AC dengan tipe Split yang tersedia di pasaran juga dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan dari teknologi terbaru sehingga bisa Anda pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk harga AC Split ini yang paling terjangkau karena memiliki unit skala yang kecil.
2. AC Window
Bagian depan dari AC Window yang menghadap ke dalam ruangan.
Jenis AC kedua yang perlu Anda ketahui adalah AC Window. AC ini merupakan salah satu jenis AC tipe lama dan bisa dibilang jarang ditemui lagi di jaman yang modern ini. AC Window, sesuai dengan namanya memiliki bentuk yang kotak dan juga berukuran lumayan besar dibandingkan dengan AC yang kita gunakan pada saat ini.
AC Window sudah sangat jarang digunakan karena dianggap tidak efisien. Kali ini kami sebagai kontraktor AC Jakarta akan memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari AC Window sehingga Anda bisa mempertimbangkannya sebelum membeli AC ini.
Kelebihan AC Window :
Dibandingkan dengan jenis AC lainnya, AC Window adalah AC yang paling hemat energi karena Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya perawatan dan biaya tagihan listrik.
Tidak mengambil terlalu banyak ruang di rumah karena langsung diinstal pada jendela pendinginan.
Kekurangan AC Window :
Pilihan AC terbatas pada bentuk model jendela sehingga mungkin akan sulit menemukan model AC yang sesuai.
Bisa menghalangi cahaya atau udara alami yang masuk dari jendela karena AC dipasang di jendela.
Pemasangan dan instalasi AC sangat sulit dan memerlukan banyak tenaga karena harus melubangi jendela atau tembok dengan ukuran yang cukup besar sehingga tidak efisien.
AC Window ini juga memiliki kelebihan, namun AC ini sudah jarang ditemukan karena tidak efisien. Selain itu pemasangannya yang agak merepotkan membuat orang-orang malas untuk memilih AC ini.
3. AC Central
Unit outdoor AC Central
Jenis AC yang ketiga adalah AC Central, AC Central ini merupakan salah satu jenis AC yang biasanya dipasang di tempat-tempat umum seperti area perkantoran atau mall.
Supaya Anda makin mengenal AC Central maka kali ini kami juga akan membahas mengenai kelebihan dan juga kekurangan dari AC Central ini.
Kelebihan AC Central :
Dari segi perawatan dan service AC Central lebih mudah dibandingkan dengan tipe AC yang lainnya.
Kebisingan dan juga getaran mesin utama yang ditimbulkan oleh sistem AC Central ini tidak akan mempengaruhi ruangan.
Lebih efisien karena beban pendingin ruangan di seluruh ruangan yang ada di dalam bangunan bisa dikontrol dari satu sistem unit AC Central saja.
Cocok digunakan untuk ruangan yang luas seperti bangunan mall atau bangunan perkantoran.
Kekurangan AC Central :
Harga pembelian dan pemasangan AC Central cukup mahal dibandingkan dengan tipe AC lainnya.
Biaya operasional untuk AC Central juga lumayan mahal karena harus merawat satu mesin utama yang menjadi pengontrol dari pendingin udara lainnya.
Jika salah satu bagian atau komponen AC Central ada yang mengalami gangguan atau kerusakan maka AC Central tidak dapat beroperasi.
Jika suhu ruangan atau temperatur udara terlalu dingin atau rendah maka untuk mengatur harus pada termostat yang ada pada koil pendingin di komponen AHU.
Proses perbaikan AC Central membutuhkan waktu yang lumayan lama.
Sesuai namanya, AC Central ini adalah tipe AC yang baik digunakan untuk mendinginkan suhu ruangan di ruang-ruang besar seperti misalnya di perkantoran, sekolah, ataupun bangunan besar seperti mall.
Namun kami sarankan untuk tidak menggunakan AC Central ini di rumah sakit dikarenakan kuman, virus, dan penyakit mudah menyebar melalui AC atau pendingin udara sehingga bisa menyebabkan banyak orang yang mudah sakit.
Kami sebagai kontraktor AC Jakarta selanjutnya akan memberikan informasi mengenai jenis AC yang keempat yaitu AC Tower. Mungkin beberapa dari Anda masih asing dengan AC yang satu ini.
Sebenarnya, AC Tower ini kurang lebih sama dengan AC Split, namun memiliki perbedaan yaitu AC Tower lebih besar ukurannya. Jika AC Split diletakkan di dinding bagian atas, AC Tower ini diletakkan di lantai dan memiliki bentuk hampir seperti lemari.
Selain AC Split, AC jenis ini juga banyak dipilih oleh masyarakat. Untuk memudahkan Anda dalam memilih tipe AC yang sesuai dengan kebutuhan Anda maka kali ini kami akan memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari AC Tower.
AC Tower atau Floor Standing lebih hemat energi daripada jenis AC lainnya sehingga biaya tagihan listrik bisa dihemat cukup signifikan.
Karena bentuknya seperti lemari atau kulkas dan biasanya memiliki roda di bagian bawah, AC Tower ini bisa dipindahkan kemana saja sesuai yang Anda inginkan sehingga sangat memudahkan.
Dari segi harga, AC Tower memiliki harga yang cukup terjangkau.
AC Tower lumayan cepat dalam mendinginkan ruangan.
Dari segi perawatan, AC Tower ini mudah perawatannya sehingga bisa dilakukan sendiri secara manual.
Kekurangan AC Tower
Biasanya AC Tower memiliki suara yang cukup bising karena power energi AC yang cukup kuat.
Membutuhkan ruang atau space yang luas untuk meletakkan AC Tower ini di dalam ruangan. Sehingga tidak cocok untuk ruangan yang kecil karena bisa membuat ruangan menjadi sempit.
Bagi Anda yang ingin membeli tipe AC yang hemat energi dan ingin memindah AC kemana-mana tanpa harus repot bongkar pasang maka kami menyarankan supaya Anda membeli AC dengan jenis Tower atau yang sering disebut sebagai AC Floor Standing ini karena sangat mudah untuk dipindahkan.
Namun perhatikan juga apakah di ruangan Anda, ada space lebih untuk tempat AC ini? Karena jika tidak ada space maka bisa menyebabkan ruangan terlihat menjadi lebih sempit.
5. AC Cassette
AC Cassette sering digunakan di kantor dan ruangan yang luas.
Tipe AC yang kelima adalah AC Cassette yang sekarang juga mudah kita jumpai. AC jenis Cassette ini sebenarnya hampir sama juga sistem kerjanya dengan AC Split dan juga AC Tower atau Floor Standing yang baru saja kami bahas tadi.
Hanya saja berbeda pada bentuk AC-nya dan juga AC dengan tipe Cassette ini dipasang di langit-langit ruangan. AC Cassette ini biasanya kita temui di tempat-tempat luas seperti misalnya di mall atau mungkin di perkantoran. Jika Anda ingin membeli AC tipe ini ketahui terlebih dahulu kelebihan dan juga kekurangannya sehingga Anda tidak salah ketika membeli AC.
Kelebihan AC Cassette
Cocok untuk ruangan yang luas karena bisa menyalurkan hawa dingin dengan baik secara merata dan dapat mendinginkan ruangan dengan cepat.
Memiliki sensor ganda yang baik untuk memaksimalkan kerja penyaluran udara suhu rendah sehingga menciptakan kesegaran di dalam ruangan yang optimal.
AC Cassette juga dilengkapi dengan teknologi deteksi jumlah orang dalam ruangan sehingga jika orang yang berada di dalam ruang semakin banyak maka secara otomatis ia akan mendinginkan ruangan.
Kekurangan AC Cassette
Dari segi harga, AC Cassette lebih mahal dibandingkan tipe AC lainnya karena dipergunakan untuk tempat atau ruangan yang luas.
Perawatannya cukup sulit karena berada di langit-langit ruangan sehingga membutuhkan alat bantu.
AC Cassette ini sangatlah cocok untuk ruangan yang luas dan besar seperti misalnya mall, pertokoan, atau perkantoran. Bagi Anda yang mencari jenis AC yang tepat untuk ruangan dengan ukuran yang besar dan ingin membeli AC yang lebih hemat dan bisa menyalurkan hawa dingin dengan optimal maka kami sarankan supaya membeli AC Cassette saja ya karena lebih efisien daripada membeli banyak AC Split.
Itu tadi beberapa informasi dari kami mengenai 5 Jenis AC. Sebelum membeli AC kami sarankan untuk mengerti kebutuhan Anda barulah Anda menyesuaikannya dengan jenis AC yang tadi kami telah sebutkan di atas.
Memiliki AC terbaik di rumah tidak hanya memberikan kenyamanan semata tapi juga membuat Anda harus memikirkan tentang pemeliharaan secara berkala. Tidak cukup sampai disitu, Anda juga harus mempertimbangkan masalah tagihan listrik yang pastinya akan meningkat.
Nah kali ini kita akan mengulas tentang pemeliharaan AC terbaik yang pastinya tidak bisa asal dilakukan. Proses pemeliharaan AC tidak hanya sekedar membersihkan bagian luar unit AC tetapi juga menjaga kebersihan bagian dalam AC. Untuk membersihkan bagian luar, mungkin Anda bisa melakukannya setiap hari, tapi pemeliharaan dari dalam harus dilakukan oleh ahlinya.
Terkadang yang menjadi perbincangan di kalangan pengguna AC terbaik yang masih awam adalah kapan AC seharusnya diservice? Sebulan sekali, dua bulan sekali, 3 bulan sekali atau malah hanya 2 kali dalam setahun? Faktanya, AC terbaik di rumah atau kantor Anda setidaknya harus diservice sekitar 2 atau 3 bulan sekali.
Intensitas service ini sebenarnya tergantung pada pemakaian AC terbaik sendiri. Sebagai pemilik rumah tentu Anda tidak bisa mengontrol 24 jam perilaku anggota keluarga atau tamu yang ada di dalam ruangan bukan? Meskipun dalam ruangan ber-AC sudah jelas kegiatan merokok dilarang namun ternyata masih ada juga segeliintir orang yang melakukannya.
Perilaku yang tidak tepat saat berada di ruangan ber-AC ini bisa mempengaruhi kinerja AC. AC terbaik yang harus mendinginkan ruangan berasap (karena rokok) tentu saja tidak bisa bekerja normal melainkan kompresor akan dipaksa bekerja maksimal. Jika kondisi ini terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama maka bisa dipastikan AC terbaik Anda harus diservice lebih cepat atau lebih sering.
Jadi untuk masalah intensitas service AC terbaik Anda bisa menyesuaikan dengan perlakuan yang didapat oleh AC itu sendiri. Kemudian yang perlu Anda ingat, saat melakukan service AC, pastikan air yang digunakan untuk mencuci AC haruslah air yang kadar garamnya rendah atau bahkan nol. Hal ini penting untuk diingat karena proses pencucian AC terbaik dengan air yang memiliki kandungan garam tinggi bisa membuat AC Anda berkarat. Karena itu, untuk Anda yang tinggal di kawasan pesisir sebaiknya jangan menggunakan air tanah untuk mencuci AC tapi gunakanlah air PAM. Jika Anda memiliki filter air di rumah maka pemakaian air tanah untuk mencuci AC tidaklah menjadi masalah.
Bicara soal barang electronic Bima Tehnik.com memiliki berbagai layanan seperti ; Servic Ac, Service alat-alat Pindingin / Pemanas, Serta Barang Electronic lainnya. Jadi tunggu apa lagi segera lakukan Service Barang Electronic Anda di Bima Tehnik.com
AC Standard, AC Low Watt atau AC Inverter, Mana Yang Cocok Untuk Anda ?
Anda tertarik membeli AC tetapi bingung ketika diberi pilihan AC Standard, Low Watt atau AC Inverter ? Disini kita akan bahas ketiga jenis AC tersebut dengan harapan anda akan mengerti perbedaan, kelebihan dan kekurangan dari masing masing jenis AC tersebut. Kami harap setelah membaca artikel ini anda dapat memilih dengan tepat AC jenis apa yang cocok untuk penggunaan dan kebutuhan anda.
AC Low Watt
AC Low Watt memiliki cara kerja yang sama dengan AC Standard. Perbedaannya terletak pada Kompressornya yang menggunakan daya listrik yang lebih kecil. Untuk mencapai kemampuan yang sama maka AC Low Watt memperkuat kipas angin pada outdoor unit.
Secara umum, AC Low Watt memiliki harga lebih mahal dari AC Standard tetapi menggunakan listrik yang lebih efisien sehingga biaya listrik anda akan lebih murah hingga ~20-30% per bulannya.
Tipe AC Low Watt ini juga cocok digunakan untuk rumah yang memiliki daya listrik kecil karena memiliki tarikan listrik awal yang paling kecil dibandingkan dengan tipe AC Standard dan AC Inverter.
Sebagai contoh AC Low Watt1PK dari Sharp menggunakan daya listrik 690W apabila dibandingkan dengan 900W yang diperlukan AC Standard1PK dari Sharp.
Kekurangan AC Low Watt hanya pada fakta bahwa ruangan akan terasa dingin lebih lambat dibandingkan AC Standard karena AC ini menggunakan tenaga yang paling sedikit.
Sebagai contoh apabila anda menyetel suhu 24 pada remote AC Inverter anda maka pada awal dinyalakan AC Inverter akan bekerja dengan sangat keras untuk mendinginkan ruangan. Penggunaan awal ini menggunakan listrik yang lebih tinggi dari AC Standard. Pada saat suhu ruangan sudah mencapai 24 (sesuai dengan remote AC) maka kompresor pada AC Inverter akan bekerja seminimal mungkin.
AC Inverter ini akan terus bekerja untuk memastikan suhu ruangan sesuai dengan suhu yang disetel pada remotenya. Hal ini membuat AC Inverter tidak cocok untuk ruangan yang pintunya kerap dibuka tutup atau banyak orang keluar masuk.
AC Inverter juga tidak cocok untuk penggunaan yang sebentar karena tarikan listrik awalnya amat tinggi sehingga tidak efisien pada penggunaan listrik.
AC (air conditioner) atau Pendingin Ruang kini menjadi kebutuhan utama dalam sebuah hunian, apalagi di daerah tropis seperti Indonesia. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah sebuah AC dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruang.
Namun seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetannya pun akan menurun dan berakhir rusak.
Umumnya, mulai mengalami kendala setelah jangka waktu penggunaan 2-4 tahun. Sebenarnya, jika Anda mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat bertahan hingga 10 tahun lebih. Ikuti beberapa tips berikut untuk bikin AC rumah Anda awet.
Gunakan Timer
Gunakan fitur timer saat menyalakan AC sehingga akan mati secara otomatis tepat pada waktunya. Setel waktu sesuai dengan kebutuhan.
Sebaiknya AC dinyalakan maksimal selama 5 jam dalam satu kali pemakaian. Setelah itu biarkan mesin dingin kembali. Fitur timer juga menjaga mesin AC tidak cepat rusak.
Sebaiknya jangan sering mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Ini akan membuat mesin AC cepat panas. Selain itu, suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim Indonesia
Bersihkan Filter AC
Bersihkan filter AC secara rutin minimal 1-2 bulan sekali. Jika sudah terlampau kotor Anda dapat mengganti filter baru.
Debu yang menumpuk pada filter akan menghalangi aliran udara yang dapat menyebabkan fungsi AC terganggu. Akibatnya AC akan cepat rusak.
Bersihkan Kumparan AC
Selain filter, kumparan AC juga perlu diperhatikan kebersihannya sebab debu juga kerap menumpuk pada bagian ini.
Debu yang menumpuk pada kumparan dapat mengurangi kemampuannya untuk menyerap panas. Ini dapat menyebabkan AC kelebihan beban dan menimbulkan korslet. Periksa kumparan secara rutin setiap tahun dan bersihkan.
Periksa Thermostat
Periksa selalu Thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruang tetap stabil.
Atur Thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi ketika rumah sedang tidak banyak orang/kegiatan. Atau, jika benar-benar tak ada orang di rumah, sebaiknya matikan AC.
Cek Kipas
Periksa kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar. Pastikan kipas masih berada dalam kondisi yang bagus. Ganti pisau kipas jika terdapat retak atau pecahan.
Servis Secara Berkala
Lakukan servis secara berkala. Anda bisa menggunakan jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kelayakan.
Umumnya produsen AC menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC.
Merawat AC secara teratur tidak hanya menghemat uang, tapi juga membuat rumah tetap nyaman.
Suhu udara Indonesia yang cukup hangat dan lembab sepanjang tahun seperti memberikan tanda untuk segera menginstalasi AC (Air Conditioner) di rumah Anda. Kehadiran AC sungguh membantu sekali mengusir rasa panas atau gerah yang melekat. Walaupun kipas angin juga menjauhkan Anda dari panas akan tetapi kipas angin tidak mempunyai fitur pendinginan seperti yang dimiliki oleh AC.
Memang AC terlihat seperti pahlawan pendingin udara, akan tetapi jika terus dinyalakan sepanjang hari akan mempercepat umur AC, yaitu bisa saja menimbulkan kerusakan pada mesin. Tentunya Anda tidak ingin AC Anda rusak dong, apalagi disaat cuacanya yang panas ini. Agar memperpanjang umur AC atau menjaganya agar lebih awet tentunya membutuhkan perhatian khusus Anda.
Setelah Anda membeli AC tentunya Anda ingin barang tersebut tetap awet, kan? Menjaga keawetan akan menghindari Anda mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membetulkan AC yang rusak. Mau tahu cara supaya AC tetap tahan lebih lama? Ayo, kita simak!
7 Cara Merawat AC di Rumah Agar Awet!
Sebelum Anda membeli AC, ada baiknya Anda mengetahui ukuran PaardeKracht (PK) AC. Anda juga harus mengetahui ukuran ruangan agar disesuaikan dengan ukuran PK AC. Sebelumnya Sepulsa telah membahas perhitungan PK dalam AC, Anda bisa lihat detilnya di tautan tersebut. Jika ukuran PK terlalu lebih besar daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa terlalu dingin. Sebaliknya, jika PK terlalu kecil daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa sedikit dingin dan mesinnya akan bekerja keras untuk mendinginkan ruangan. Maka dari itu Anda harus tahu ukuran PK yang cocok untuk ruangan Anda.
Jika menyalakan AC usahakan ruangan tertutup dengan rapat. Hal ini ditujukan agar AC tidak bekerja terlalu keras untuk mendinginkan ruangan dan ruangan terasa sejuk.
Apabila akan bepergian ada baiknya kamu mematikan AC. Selain Anda menghemat energi, Anda juga menghemat uang pengeluaran.
Gunakan fitur timer ketika menyalakan AC sesuai dengan kebutuhan. AC sebaiknya dinyalakan paling lama 5 jam dan setelah itu istirahat mendinginkan mesin. Maka dari itu, selama menggunakan AC gunakanlah fitur timer agar mesin AC bisa terjaga dengan baik.
Sebaiknya Jangan terlalu sering mengatur suhu AC menjadi dibawah 22 derajat celcius. Terlalu sering mengatur suhu AC dibawah 22 derajat celcius akan membuat mesin AC cepat panas. Selain itu juga, suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim Indonesia.
Lakukan pembersihan secara rutin untuk bagian dalam AC. Pembersihan rutin ini bisa Anda lakukan 1 bulan sekali jika udara tidak terlalu keruh. Sebaliknya jika keruh Anda bisa lakukan pembersihan 2 kali dalam sebulan.
Sebaiknya kamu cek freon dalam AC. Jika freon mengalami bocor atau pengurangan maka AC akan menjadi kurang dingin. Sebaiknya setiap 6 bulan Anda adakan pengecekan freon pada AC oleh teknisi AC. Tak hanya bagian dalam saja AC saja, blower yang terletak di luar gedung sebaiknya dibersihkan secara rutin agar sirkulasi udara semakin segar.
Selain Anda mengetahui cara merawat penggunaan AC, Anda juga sebaiknya sadar akan penggunaan yang tepat akan kebutuhan.
Komentar Terbaru