Masa pada ruangan, kebanyakan masyarakat saat ini memanfaatkan sistem mesin pendingin udara yang sering disebut AC untuk menstabilkannya. Mesin ini dianggap ampuh menstabilkan suhu udara maupun kelembapan suatu area. Seiring perkembangan teknologi, ternyata sudah hadir AC Portable yang agak berbeda dengan AC konvensional. Lalu apa kelebihan dan kekurangan teknologi AC Portable ini?
AC Portable sebenarnya sudah dikenal sejak lama, namun dahulu hanya diproduksi dengan ukuran yang sangat besar sehingga tidak umum dipakai pada perumahan. Paling hanya digunakan sebagai pendingin ruangan besar seperti gedung pertemuan maupun aula. Nah, saat ini AC Portable telah banyak dijual di pasaran, Anda tinggal memilih produk mana yang cocok. Dari segi desain, AC portabel yang ada di pasaran kebanyakan didominasi oleh produk AC dengan bentuk kotak dengan tinggi berkisar dari 28 hingga 34 inci. Setiap pembelian Anda tidak perlu menyewa tukang untuk memasang karena penggunaannya hanya cukup dicolok pada stop kontak. Inovasi produsen AC Portable juga termasuk dengan fitur display panelyang dapat digunakan untuk memudahkan pengguna dalam mengatur kinerja AC berupa opsi setting suhu ruangan.
Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan AC Portable, simak selengkapnya:
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, AC Portable memiliki bentuk ringkas dan tidak permanen sehingga tidak memerlukan instalasi yang rumit atau tidak perlu merombak tembok.
AC Portable dapat dipindah-pindah sesuai kebutuhan, sebagai contoh Anda bisa menaruhnya diruang kerja rumah, ruang tamu, ruang santai atau dapur selama ada stop kontak sebagai sumber listrik.
Di saat AC portabel dinyalakan untuk mendinginkan ruangan, maka tercipta kelembapan. Kelembapan tersebut umumnya berbentuk meyerupai embun. Saat ini kebanyakan AC Portable telah memiliki port khusus di dalam yang difungsikan menjadi penampungan tetesan embun tersebut. Ini berguna agar embun tidak tumpah ke lantai. Pengguna hanya cukup rutin periksa secara berkala port tersebut dan membersihkannya.
Harga yang murah sepertinya menjadi daya tarik tersendiri. Bayangkan saja, kebanyakan AC Portable saat ini dibanderol dengan harga berkisar 800 ribu sampai 2 jutaan tergantung kualitas dan merek. Namun yang perlu Anda ketahui bahwa Semakin tinggi rate EER, semakin kecil energi yang dikeluarkan dan harga AC menjadi semakin murah.
Sayang sekali memang harus diakui bahwa AC Portable memiliki banyak kekurangan. Simak selengkapnya dibawah ini:
Ketika digunakan, AC Portable ternyata menimbulkan noiseatau suara berisik yang mungkin saja bisa mengganggu ketenangan. Berbeda dengan AC konvensional yang lebih hening. Noise dalam AC Portabel kemungkinan disebabkan karena kompresornya tergabung dengan AC.
AC portabel juga membutuhkan area pembuangan udara panas guna tetap menjaga kesejukan dalam ruangan. Jadi memang tidak berbeda dengan sistem outdoor unit pada AC konvensional. Nah, justru pada AC portable, sistem outdoor unit ditugaskan kepada bagian seperti ventilasi (lubang angin) yang berada dibelakang body. Ventilasi tersebut mengeluarkan udara panas saat terjadi pertukaran udara. Jika salah dalam penempatan, bisa-bisa udara panas dan udara dingin bercampur.
Karena dalam penggunaannya bisa dipindah-pindah, maka AC Portable dapat rawan kerusakan. Seperti yang diketahui bahwa barang Portable lebih sering cepat rusak, dibanding barang permanen.
Daya listrik yang cukup besar, terutama pada hentakan pertama yang bisa lebih besar dari AC konvensional.
Masih banyak konsumen yang sering bertanya-tanya mana yang lebih efektif, apakah menggunakan AC atau kipas angin. Sebenarnya, untuk berbagai kondisi tertentu, air conditioner (AC) memiliki kelebihan yang tidak bisa didapatkan dari kipas angin. Khususnya, jika Anda ingin menggunakannya untuk area ruangan yang lebih luas.
Kelebihan AC dari Segi Jangkauannya
1. Mampu Mendinginkan Ruangan yang Besar
Desain AC memungkinkannya bekerja secara optimal untuk mendinginkan udara dalam ruangan seluas apapun. Oleh karena itu, AC tidak hanya bisa digunakan di rumah, namun juga di kantor, mal, hotel, rumah sakit, kampus, dan masih banyak lagi tempat umum lainnya.
Sementara, kipas angin meski dalam jumlah banyak sekalipun tidak akan bekerja seefektif AC, terutama jika Anda ingin menggunakannya untuk mendinginkan ruangan yang besar dan luas. Apalagi, ketika udara di luar sedang panas, akan lebih efisien jika Anda menggunakan AC dibandingkan kipas angin.
2. Hembusan Udaranya Lebih Lembut
Ketika Anda duduk di dekat kipas angin, biasanya akan terasa kurang nyaman karena hembusan anginnya yang mengenai Anda. Angin yang berasal dari kipas bisa terasa cukup keras, efeknya pun seketika membuat Anda terhembus dengan kencang.
AC dibuat dengan desain sedemikian rupa berbentuk kotak atau persegi panjang yang tertutup. Seluruh berada di dalam, sehingga dari luar hanya terlihat unit AC yang tertutup. Hal ini menjadi kelebihan jika Anda memasang alat pendingin ruangan di rumah dan ada anak-anak di sana.
Sebab, anak-anak tidak akan bermain-main dengan AC, yang penempatannya pun tinggi pada dinding bagian atas ruangan. Sementara, kipas angin bekerja dengan cara memutar pisau kipasnya untuk menghasilkan angin yang sejuk. Karena mudah dijangkau anak-anak, maka pisau kipas angin tersebut bisa lebih berisiko daripada AC.
Saat ini sudah banyak AC yang dilengkapi dengan filter udara yang bisa membuat udara menjadi lebih bersih. Hal ini sangat penting supaya Anda terhindar dari bakteri yang bisa menimbulkan berbagai penyakit di musim penghujan seperti flu, batuk dan lain-lain. Tentunya manfaat yang satu ini hanya akan dirasakan oleh Anda yang rajin mengontrol kebersihan AC, terutama filternya.
Selain bisa membuat udara jadi lebih bersih, AC juga berfungsi mengurangi perasaan lembab dalam ruang. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwasanya pada saat musim penghujan kelembaban akan menjadi lebih tinggi. Nah, AC dapat membantu mengatasi hal tersebut. Selain itu, saat malam hari biasanya semua akses keluar seperti pintu dan jendela biasanya ditutup dengan alasan keamanan.
Tindakan tersebut memang tidak bisa disalahkan. Hanya saja ini bisa membuat sirkulasi udara menjadi kurang lancar sehingga ruangan akan terkesan pengap juga. Dan ternyata AC juga mempunyai peran dalam mengatasi rasa pengap tersebut. Karena itulah AC perlu tetap dinyalakan saat musim penghujan.
Hanya saja jangan Anda samakan antara menggunakan AC di musim panas dan musim dingin ya. Karena bagaimanapun juga cara penggunaan AC ini akan memberikan pengaruh pada kesehatan Anda.
Saat musim penghujan sudah tiba, Anda lebih disarankan untuk menggunakan Mode Dry saja. Jika pada saat musim kemarau Mode Dry ini tidak begitu berfungsi, maka saat musim penghujan adalah sebaliknya. Fungsi dari Mode Dry ini ialah menyerap udara lembab yang diakibatkan oleh hujan. Selain bisa menyerap lembab, mode tersebut juga bisa membantu Anda tetap merasa sejuk sekaligus menghemat tagihan listrik juga.
Anda perlu mengaktifkan mode tersebut pada saat Anda membutuhkannya. Jika Anda tidak membutuhkannya, atau sedang acara di luar rumah, sebaiknya Anda tidak meninggalkan AC dalam kondisi yang menyala. Selain bisa menyebabkan boros listrik, membiarkan AC tetap bekerja saat tidak diperlukan seperti ini bisa mendorong AC untuk segera sampai pada batasnya.
Kalaupun Anda khawatir lupa untuk mematikan AC, Anda bisa mengatur timerhttps://bimatehnik.com supaya nanti AC bisa mati secara otomatis. Selain itu, Anda juga perlu mengatur suhu AC dengan tepat supaya tidak terlalu dingin dan juga tidak terlalu panas. Hal ini dikarenakan jika AC Anda setel terlalu dingin, bisa mengakibatkan Anda mudah terserang flu.
Sebaliknya, jika terlalu panas, maka Anda sendirilah yang akan merasa tidak nyaman. Lebih lanjut lagi, walaupun potensi debu saat musim penghujan berkurang, Anda tetap tidak diperkenankan untuk mengabaikan kebersihan filter AC. Anda perlu mengecek kebersihan filter AC ini secara rutin dengan tujuan supaya kualitas udara dalam ruang tetap bagus.
Itulah pentingnya AC untuk Anda saat musim penghujan. Ingat, perhatikan juga tips menggunakan AC saat musim tersebut supaya AC tidak membawa pengaruh buruk pada kesehatan Anda maupun usia AC itu sendiri.
Tidak sedikit orang yang bergantung pada air conditioner (AC) atau penyejuk ruangan untuk mendapatkan kenyamanan di rumah. Namun karena penggunaan atau pengoperasian yang kurang tepat, AC bisa menjadi tidak berfungsi dengan baik. Ada beberapa penyebab yang membuat AC rusak. Salah satunya adalah kebocoran pada freon.
Cara Mengetahui Ciri-Ciri AC yang Rusak
1. AC Sudah Tidak Dingin
AC adalah pendingin ruangan sehingga sangat mudah mengenali salah satu ciri-cirinya ketika rusak, yaitu tidak dingin lagi. AC yang sudah tidak dingin bisa terjadi karena banyak sebab. Penyebab AC yang panas adalah karena kompresor yang rusak, pipa yang bocor, freon yang habis, dan berbagai komponen lainnya yang rusak.
Bila ciri-ciri ini sudah Anda rasakan, jalan keluar untuk memperbaikinya hanyalah dengan memeriksa setiap komponen dan mengetahui penyebab kerusakan ini. Untuk memperbaiki hal ini, Anda mungkin membutuhkan jasa teknisi AC.
AC yang masih bekerja dengan baik selain mengeluarkan hawa dingin yang sejuk juga mengeluarkan suara yang halus. Jadi jika Anda sudah mendengar AC Anda mengeluarkan bunyi yang berisik maka, Anda sudah harus curiga karena hal tersebut merupakan salah satu ciri-ciri AC yang mungkin akan rusak.
AC yang terlalu berisik menandakan kalau AC tersebut bekerja terlalu keras dan mungkin ada beberapa komponen yang rusak, terutama kompresor AC. Kalau begitu, coba Anda matikan terlebih dahulu AC Anda untuk memberi waktu istirahat.
Ketika di rumah, Anda sedang asyik menonton televisi di ruangan dengan AC dan tiba-tiba ruangan menjadi panas. Ternyata AC Anda mati dengan sendirinya. Jika hal ini sudah sering terjadi maka, Anda harus waspada dan segera memeriksa AC Anda karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda bahwa AC Anda akan mulai rusak.
AC yang mati dengan sendirinya bisa terjadi karena mesin AC terlalu panas sehingga arus listrik terpaksa dipotong sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah terhadap AC tersebut.
Lampu Indikator pada AC juga bisa memberikan tanda “kesehatan” AC Anda. Bila Anda memperhatikan lampu tersebut dan lampunya sering berkedip maka, pendingin ruangan Anda akan mulai rusak. Yang mungkin saja rusak adalah komponen PCB. Apa itu PCB? PCB adalah rangkaian listrik yang terjadi di berbagai alat elektronik.
Lalu bagaimana bila PCB Anda rusak? Solusinya adalah mengganti dengan PCB yang baru sehingga rangkaian listrik dari AC Anda bisa bekerja dengan baik dan mengalirkan AC. Jika PCB tidak segera diganti maka, ada kemungkinan AC Anda akan rusak secara permanen.
Itulah beberapa ciri-ciri AC yang mulai rusak. Jika Anda melihat salah satu dari ciri-ciri di atas, Anda harus segera memperbaiki pendingin ruangan Anda. Bima Tehnik adalah salah satu pilihan yang terbaik untuk memperbaiki AC Anda karena pelayanannya yang terjamin baik dan berkualitas.
AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan banyak digunakan terutama di kota-kota besar dengan cuaca panas dan sesak. Beberapa ruangan dan acara membutuhkan alat ini, misalnya di ruang kelas, ruang seminar, acara pernikahan, kamar tidur, dan lain sebagainya. Pendingin ruangan sangatlah membantu mengatasi cuaca tidak kondusif, panas, dan sesak.
1. Kondensor AC
Apabila Anda mendapati performa pendingin ruangan Anda tidak bisa mendinginkan ruangan dengan baik, komponen AC yang kemungkinan bermasalah yaitu kondensor. Kondensor berfungsi sebagai penukar kalor. Kondensor mengubah refrigerant dari bentuk gas ke cair dan menurunkansuhutemperaturrefrigerant lalu kalor refrigerant dilepaskan ke udara lepas.
Komponen AC kedua ini seringkali mengalami kerusakan, yaitu saringan udara atau filter. Penempatan saringan udara ini berbeda-beda tergantung model AC. Saringan ini berfungsi untuk menyaring debu atau kotoran di udara agar tidak masuk ke unit dalam AC.
Kipas atau blower umumnya terdapat di AC indoor yang berfungsi untuk sirkulasi udara dalam ruangan sehingga dapat bekerja dengan baik melalui evaporator. AC pada umumnya menggunakan komponen AC kipas atau blower berbentuk tabung dengan cara berputar dan mendorong udara untuk masuk ke dalam ruangan.
Beberapa tukang servis AC nakal seringkali menipu pelanggannya dengan cara menutup freon. Alasan paling sering digunakan yaitu AC kurang freon sehingga perlu dibelikan baru. Freon AC yang ditutup tidak dapat menghantarkan dingin ke ruangan. Lebih baik Anda menyerahkan masalah freon ke petugas servis terpercaya.
Untuk dapat suhu terbaik saat pakai AC, membutuhkan beberapa cara pengaturan khusus. Berikut cara mengatur suhu AC agar dingin dan sejuk maksimal, Kawan!
Cara Mengatur Suhu AC –Air Conditioner (AC) adalah alat elektronik yang berfungsi untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan nyaman.
AC menggunakan sistem pengaturan suhu dengan remote AC yang disediakan pada paket penjualan ketika membeli AC tersebut.
Namun, untuk mendapatkan suhu dingin yang maksimal, perlu memperhatikan beberapa hal terutama dalam mengatur suhu AC dengan menggunakan remote. Berikut ini adalah cara mengatur suhu AC agar dingin lebih maksimal!
Cara mengatur suhu AC yang pertama adalah dengan menentukan suhu standar yang paling tepat untuk ruanganmu. Sesuaikan suhu tersebut dengan kondisi suhu di luar ruangan. Biasanya suhu standar AC adalah sekitar 22-25 derajat Celsius (°C) .
2. Turunkan Suhu AC secara Bertahap
Jika dirasa suhu AC kurang maksimal, kamu bisa menurunkan suhu tersebut secara bertahap sampai menemukan suhu yang tepat. Turunkan satu derajat lebih rendah hingga menemukan suhu yang tepat.
3. Pastikan AC Dalam Mode Cool
Berikutnya, pastikan AC milikmu sudah dalam mode cool. Karena mode ini memungkinkan AC bekerja untuk mendinginkan ruangan lebih maksimal. Biasanya, mode yang ditandai dengan simbol “❆” atau tulisan cool ini bisa membuat suhu dalam ruangan menjadi lebih sejuk dengan cepat
Cara mengatur suhu AC berikutnya adalah dengan memaksimalkan perputaran kipas AC. Dengan mengatur perputaran kipas AC pada tingkat tertinggi maka udara dingin lebih cepat merata ke seluruh ruangan.
Namun, kamu harus memperhatikan arah semburan angin AC agar tidak mengenai tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Nah, kamu bisa memaksimalkan suhu ruangan dengan memanfaatkan kisi AC ini, yaitu dengan cara menggunakan mode swing yang terdapat pada remote AC.
Mode swing berguna untuk menggerakan kisi AC naik dan turun secara terus menerus, sehingga hembusan angin AC lebih merata dan suhu ruangan menjadi cepat dingin.
6. Jangan Paksa AC Bekerja Lebih Keras
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pengguna AC adalah memaksakan perangkat ini menyentuh suhu yang tidak ideal ketika kondisi cuaca sedang panas.
Misalnya, suhu pada siang hari begitu panas lebih dari 30 °C, tapi kamu memaksakan AC dengan mengatur suhu di angka 18 °C.
Ini hanya akan membuat AC bekerja lebih keras, sementara suh yang bisa diberikan sebenarnya tak akan mencapai serendah itu.
Jadi, saat cuaca sedang panas terutama di siang hari, sebisa mungkin jangan setting suhu AC di bawah 20 °C. Lebih baik kamu atur suhunya di angka sekitar 24-25 °C.
Nah, itu dia beberapa cara mudah mengatur suhu AC agar dingin dan sejuk maksimal, Kawan.
Selain cara di atas, ada cara lain untuk membuat ruanganmu menjadi dingin lebih maksimal, yaitu dengan cara memilih AC dengan besar PK yang sesuai dengan luas ruangan.
AC anda kurang terasa dingin, tapi jangan khawatir karena disini kami menyediakan service AC seperti AC LG dan AC Panasonic dengan seri terlengkap dan harga terbaik. Yuk, cek bima tehnik sekarang!
Komentar Terbaru